Make Over Tugas Akhir

25 02 2008

1203439207b.jpegBudi Prasetyo, 29, punya hobi memodifikasi mobil sejak SMA. Tapi, hobi modifikasi itu mulai menggila ketika dia kuliah. Terutama modif mobil untuk fashion. Sejak saat itu, dia mulai melakukan make over pada tunggangannya, Mazda MX6.

Budi punya satu kebiasaan. Dia tidak suka mengubah sistem dapur pacu. Namun, itu berubah saat dia mengerjakan tugas akhir. Budi memilih tugas dengan tema sistem NOS pada mesin mobil. Mau nggak mau, dia harus mengorbankan mesin mobilnya untuk kelinci percobaan. Sekarang mari kita bedah mobil milik Budi ini.

Eksterior :

Budi Prasetyo melakukan make over pada sisi luar terlebih dahulu. Langkah awal tertuju pada pemasangan full body kit yang dikonsep sendiri. Mulai spoiler, bemper depan belakang, hingga side skirt tampak custom dan aerodinamis. Pelebaran bodi sebanyak 5 cm juga diimbuhkan untuk menambah kesan gagah pada tunggangan.

Untuk menambah kesan sporty, Budi tak segan-segan membuang sepasang pintu di bagian belakang. Kini, tersisa dua pintu yang terletak di bagian depan. Agar lebih eye-catching, model bukaan pintu dibuat gull wing. Pindah ke bagian depan, kap mesinnya juga dibuat custom. Untuk mempercantik tampilan, pria 29 tahun tersebut menempelkan wing custom ala C-West.

Sembari semua pelengkap tertempel, Budi mengguyur tubuh mobil dengan dua macam cat. Warna dominan bright orange dikombinasi dengan hitam metalik.

Untuk sekotor kaki-kaki, Budi mengganti total. Mulai suspensi, velg, hingga pembalut karet. Dia memotong per kaki-kakinya sebanyak tiga ulir. Budi mengenakan model berpalang lima dengan warna oranye untuk velg. Ukuran velg gambot sebesar 19 inci tersebut dibalut dengan ban racing berukuran 245/35 untuk depan dan 265/35 bagian belakang.

Interior :

Bagian dalam lekat dengan nuansa balap. Jok, pedal set, shift knob, dan setir di-branded bahan bermerek balap. Suasana dengan warna yang kontras, oranye tua, membuat tampilan di dalam lebih menyala. Mulai jok, door trim, hingga dasbor diberi finishing cat oranye tua dengan merek cat yang sama.

Budi juga menerapkan dua kursi kemudi pada mobilnya. Lazimnya model sport car. Pada bagian interior itu, Budi telah menghabiskan bujet sebanyak Rp 10 juta.

Audio :

Perangkat audionya menguasai setengah kabin mobil hingga bagasi. Sound asli diganti merek lain dengan fitur single disc. Tiga set speaker 6 inci dipasang menyebar mulai depan hingga belakang. Juga, ada dua pasang tweeter pada dasbor dan belakang mobil. Tak lupa dua buah subwoofer di bagasi belakang.

Budi memasang perangkat tambahan dua buah capasitor bank 1F dan sub-NOS. Budi menghabiskan Rp 20 juta untuk hiburan telinga tersebut.

Mesin :

Budi banyak melakukan perombakan untuk bagian ini. “Sebetulnya, saya takut naik mobil berkecepatan tinggi. Tapi, berhubung tugas akhir saya tentang sistem NOS pada mobil, ya saya harus relakan mobil jadi korban,” ujar alumnus Teknik Mesin ITS itu.

Mobil berkapasitas 2000 cc dan mampu menghasilkan 230hp kini mengalami peningkatan setelah dipasang tabung NOS. Kekuatan Mazda MX6 itu kini memiliki 350hp. Sebanyak Rp 12 juta dikeluarkan untuk perombakan dapur pacu sekaligus penelitian tugas akhir Budi.(dey/kkn)

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: